Cinta di Puncak Harapan
Satu masa dimana aku harus membenci untuk mencintaimu
Satu waktu dimana dia akan pergi jauh dari hatiku dan
Satu sisi dimana aku memilihmu sebagai penggantinya
Menyatukan kepingan hatiku yang bersembunyi
Kau yang setiap detiknya membuatku jatuh dalam pesonamu
Senyumanmu yang menggetarkan hatiku
Perhatianmu yang terukir indah dalam jiwa
Sentuhanmu yang menghangatkan seluruh ragaku
Kau yang dalam setiap tatapanmu membuat tubuhku kaku
Aku terjatuh lagi dalam beningnya matamu
Sinar matamu lukiskan ketulusan
Tak pernah sebelumnya ku rasakan
Sungguh kali ini berbeda
Sayang, ketulusanku tercipta karenamu
Kebahagianku berawal dan akan berakhir pula darimu
Kau yang mengajarkanku ketulusan dalam mencinta
Dan ketauhilah, keindahanmu tak terlihat oleh mata
Mereka akan mengerti bila melihatmu dari hati
'dari kicauan burung menyambut mentari'
Tersenyum untuk cinta di puncak harapan
14 April 2010
Anindya Kharisma Putri



Rabu, 14 April 2010